Gerakan Ekonomi & Budaya Minang

Uncategorized

Gebu Minang Gelar Seminar & Silaturahmi Nasional 2014

Gebu Minang Gelar Seminar & Silaturahmi Nasional 2014

JAKARTA – Dalam rangka memeriahkan HUT Perak Gebu Minang, pengurus Pusat Gebu Minang mengadakan seminar mengenai kesiapan bundo kanduang dan UMKM dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN sekaligus Silaturahmi Nasional 2014, Selasa (23/12), sekitar pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta.

Selain seminar, pengurus pusat Gebu Minang juga akan merayakan ultah peraknya dalam acara puncak yang diadakan pada hari Rabu ini, jam 19.00 WIB, bertepatan dengan hari lahirnya Gebu Minang .

Menurut Burmalis Ilyas yang juga sebagai bendahara panitia mengharapkan, kehadiran masyarakat Minang yang ada di Jabodetabek untuk merayakan Hari Ulang Tahun Perak Gebu Minang ini.

Dikemukakan Burmalis Ilyas, HUT Perak ini sangat spesial karena digabung dengan silaturrahmi nasional Pengurus Gebu Minang se-Indonesia.

Acara akan dihibur oleh penyanyi minang legendaris, Elly Kasim dengan sanggar Sangrina Bundanya dan akan dimeriahkan pula oleh permainan KIM dengan hadiah sangat menarik seperti TV, handphone, Kompor gas dan lain sebagainya.

Burmalis mengharapkan acara ini dapat menjadi penghibur masyarakat Minang yang ada di Jabodetabek dan sebagai wadah silaturrahmi masyarakat Minang.

Peringati Hut Ke 24, Gebu Minang Beri Penghargaan Pada Sejumlah Tokoh

Peringati Hut Ke 24, Gebu Minang Beri Penghargaan Pada Sejumlah Tokoh

slide-HUT-24-GM

JAKARTA – Lembaga Gebu Minang adalah suatu organisasi masyarakat Minangkabau yang bertujuan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang yang berada di perantauan, baik dibidang ekonomi maupun kebudayaan, atas saran Presiden Soeharto saat bertemu para petani di Sumatera Barat.

Menindaklanjuti hal itu, lalu diprakarsailah pendirian Lembaga Gebu Minang pada tanggal 24 Desember 1989 oleh beberapa tokoh Minang, seperti Azwar Anas, Emil Salim, Hasan Basri Durin, Harun Zain, Bustanil Arifin, Hasyim Ning serta beberapa orang tokoh lainnya.
Saat ini, Lembaga Gebu Minang yang berpusat di Jakarta telah mempunyai  perwakilan di banyak wilayah, diantaranya perwakilan Jawa Timur, Lampung dan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia dan mancanegara. Pada awalnya, Gebu Minang adalah akronim dari Gerakan Seribu Rupiah Minang yang bertujuan mengumpulkan seribu rupiah dari setiap warga Minang yang ada di perantauan untuk pembangunan di kampung halaman. Belakangan akronim tersebut berubah menjadi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang.

Sejak pendiriannya, Gebu Minang telah beberapa kali melakukan pergantian kepemimpinan yakni Emil Salim, Azwar Anas, Fasli Jalal, Asril Tanjung dan saat ini hingga tahun 2016 mendatang Ermansyah Jamin merupakan Keua Umum terpilih.

Gebu Minang Rayakan Ultah ke 24

Seperti biasanya, setiap kali menjelang ulang tahun  Gebu Minang selalu memberikan santunan pada anak yatim, dimana hal ini telah menjadi sebuah perhatian tersendiri bagi Gebu Minang. Bahkan, saat itu tampak banyak pihak tidak putus-putus mengulurkan bantuan sebagai bentuk tanggungjawab sosial untuk membantu meringankan beban mereka yang hidup serba kekurangan, bukan saja kasih sayang, tetapi juga secara material. Bertempat di Hotel balairung Matraman Jakarta, Jum’at (20/12) kemarin Gebu Minang Merayakan peringatan hari ulang tahunnya yang  ke 24, dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Mantan Kapolri Jenderal Pol (purn) Awaloddin Jamin, Mayjen (Purn) Asril Tanjung, Fasli Djalal, Hakim Besar Patrialis Akbar, Emil Salim , Taufik Ismail , Mantan Gubernur Sumbar Hasan Basri Durin, serta sejumlah tokoh penting lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Dewan Eksekutif Gebu Minang, Ir. H. R. Ermansyah Jamin Dt. Tanmaliputi menghimbau agar  para pengusaha Minang yang telah sukses untuk secara bersama dan  bahu-membahu meningkatkan kesadaran serta peka akan social masyarakat, khususnya untuk kepedulian sesama orang Minang.

“Kepada kalangan yang kurang mampu, kita berikan santunan berupa beasiswa yang besaranya bervariasi.  Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mahasiswa kita dalam menimba ilmu. Untuk itu,  kita mengharapkan anak-anak yang memperoleh bantuan ini dapat menggunakan sebaik mungkin agar menjadi  sesuatu yang bermakna dalam hidup mereka,” harapnya.

Kepedulian Gebu Minang terhadap sesama orang Minang ini, lanjut Ermansyah, pada intinya kita menginginkan orang Minang mau bahu- membahu demi kebersamaan. “Tidak saja di rantau, tetapi juga di kampung halaman hendaknya juga dapat di aplikasikan,” tandasnya.

Lebih jauh Ermansyah menyampaikan bahwa Gebu Minang harus mengupayakan orang-orang Minang yang ada di Jabodetabek, baik  yang ingin maju sebagai calon legislative maupun ingin menjadi pengusaha agar tetap menjaga hubungan yang baik.
Lebih jauh Ermasyah Jamin menyampaikan terima kasih atas kedatangan seluruh undangan pada peringatan HUT Gebu Minang yang  ke 24, yang berhasil terlaksana atas kepercayaan semua elemen masyarakat,  sehingga telah mau hadir bersama-sama dengan  pengurus  Gebu Minang sesuai dengan komitmen segenap jajaran pengurus.“Sesuai dengan keinginan para warga kita yang ada di rantau yang tergabung dalam Gebu Minang, kita yang di rantau ini orientasi utamanya bukanlah bisnis, melainkan sarana untuk membantu masyarakat luas. Lantaran itu pula, setiap tahun kita terus mengadakan buka bersama sebagai salah satu wujud kegiatan kita yang ada di dalam rantau ini,”paparnya.

Ia juga berjanji bahwa pihaknya akan terus menjaga kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya dan juga meminta sumbangsih ide dan saran untuk memajukan Gebu Minang.
“Kalau sanak saudara memiliki ide maupun gagasan demi kebersamaan, kita terima serta kita bicarakan secara bersama sehingga tekad kita orang Minang yang ada di rantau serta keinginan kita bersama-sama bisa tersalurkan. Sebab  tekad kita orang Minang yang ada di rantau setidaknya selalu menjaga kekompakaan karena ini juga merupakan jati diri kita selaku orang Minang,”terangnya.

Ada pun bentuk lain kepedulian Gebu Minang  selama ini, imbuh Erman, setidaknya juga tergambar bagi anak-anak Minang yang menuntut ilmu pengetahuan di Jakarta  maupun di Luar negri.

Gebu Minang Berikan Penghargaan

Dalam peringatan HUT Gebu Minang tahun 2013 ini, ada nuansa berbeda yang sebelumnya mungkin tak pernah dilakukan. Pasalnya, dalam peringatan HUT kali ini Gebu Minang memberikan pengargaan/tanda jasa pada sejumlah tokoh yang dinilai telah berjasa  pada masyarakat Minangkabau, seperti Jendral Polisi (purn) Awaloddin Jamin, Mayjend (purn) Asril Tanjung, Lentjend (purn) Azwar Anas, Azyumadi Azra, Bustanil Arifin, Eliy Kasim, Emil salim, Fahmi Idris, Fasli Djalal, Harun Zein, Hasan Basri Durin, Indra Syafri, Patrialis Akbar, Syafroedin Bahar, serta Taufik Ismail.

“Saya berharap program  Ulang Tahun ini  bermaanfaat bagi warga Minang di rantau. Kedepan kita harapkan bisa berkesinambungan dan terus berlanjut,” kata , Ir. H. R. Ermansyah Jamin Dt. Tanmaliputi.

Ia juga berharap agar kerjasama dirantau ini memberikan nilai lebih untuk kedua belah pihak dan memberikan kebahagiaan sendiri bagi warga kurang mampu.